Articles by "Belajar Bahasa Indonesia"
Tampilkan postingan dengan label Belajar Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
KEHILANGAN
Oleh : Safrizal Usman
Secangkir di pagi hari
Memecahkan kedinginan dengan kehangatan
Membawa semangat dan gairah datang
Dengan asap rokok sebatang…
Yang selalu menemani kehidupan …


Jiwa lemah,rapuh bergoyang
Di hamparan meja rotan…

Wajahnya selalu terbayang ..
Dalam ingatan tak terlupakan


Dirinya sang pahlawan..
Yang hadir di kesusahan
Membawa seribu kesenangan..

Sekarang  jiwa itu telah pulang
Menempuh perjalanan panjang
Meninggalkan kesedihan…

Kami akan menyusulmu di belakang
Tunggulah kami di hari kebangkitan..
Kami pasti datang..

jantho,08-03-2014
Belajar Bahasa Indonesia
Lanjut 2

Pada pembelajaran bahasa Indonesia lanjut 2 , kita akan belajar pada kalimat tunggal menggunakan frasa .Kalimat tunggal dapat dikembangkan menggunakan frasa. Frasa pada kalimat tunggal memiliki fungsi yang sama pada kata induk ydilekatinya.Frasa hanya terdapat pada kalimat tunggal.Kalimat tunggal sederhana dapat dikembangka lagi dalam bentuk yang panjang tanpa mengubah fungsi dan jabatan masing-masing bagian kalimat.
ang
Frasa
Frasa adalah kelompok kata yang memiliki satu fungsi pada kalimat tunggal. kalimat tunggal terdiri dari rangkaian kata dan masing-masing kata pada kalimat itu memiliki satu fungsi.Kata sebagai satuan terkecil pada kalimat. Sementara itu frasa adalah gabungan dari dua kata atau lebih yang memiliki satu fungsi. Fungsi yang dimaksud dapat berupa frasa subjek adalah frasa yang berfungsi sebagai subjek, frasa predikat adalah frasa yang berfungsi sebagai predikat, dan frasa objek adalah frasa yang berfungsi sebagai objek,serta frasa keterangan adalah frasa yang berfungsi sebagai keterangan.
Frasa subjek
Frasa subjek adalah gabungan dari dua kata atau lebih yang memiliki fungsi sebagai subjek dalam kalimat.
Contoh:
1. Gadis manis meminjam bola.(Gadis manis memiliki funsi sebagai subjek)
2. Seorang nelayan miskin menangkap ikan. (Seorang nelayan kecil memiliki fungsi sebagai subjek)
3. Seekor sapi betina memakan kertas. (Seekor sapi betina memiliki fungsi sebagai subjek)
Frasa predikat
Frasa predikat adalah gabungan dari dua kata atau lebih yang memiliki fungsi sebagai  predikat.Posisi Frasa predikat dalam kalimat tunggal terletak setelah frasa subjek .
Frasa predikat dapat berupa kata kerja yang diikuti kata penyerta (adverbia). kata pendamping kata kerja antara lain; sedang, akan, baru saja , telah dan sebagainya.
Contoh:
1. Ami akan menanam bunga. (akan menanam memiliki fungsi sebagai predikat)
2. Retno baru saja membersihkan meja (baru saja membersihkan memiliki fungsi sebagai predikat)
Frasa objek
Frasa pada objek sama seperti frasa pada subjek hanya objek dapat ditentukan jika predikat pada kalimat tunggal tersebut berupa kata kerja aktif transitif.
Contoh:
1.  Amini menanam bunga adenium. (bunga adenium memiliki fungsi sebagai objek)
2. Retmono membersihkan meja warna merah. (meja warna merah berfungsi sebagai objek)
Frasa keterangan
Frasa keterangan letaknya sama seperti kata keterangan. Keterangan waktu seperti sekarang dapat berubah menjadi saat ini, frasa keterangan yang lain antara lain; minggu yang lalu(frasa keterangan waktu), dengan sapu( frasa keterangan alat) , dan sebagainya.
Contoh:
1. Sumi menanam bunga dengan pisau.(dengan pisau keterangan alat)
2. Kemarin sore Pano memanjat pohon kelapa. (kemarin sore memiliki fungsi sebagai keterangan waktu)
Selamat Belajar Bahasa Indonesia Lanjut 3

BENTUK DASAR BAHASA INDONESIA

Bahasa Indonesia memiliki struktur yang berbeda dengan bahasa asing lainnya. Bahasa Indonesia menggunakan struktur bahasa: subjek (pembicara/pelaku) +pedikat( kata kerja/hal yang dikerjakan)+Objek( hal atau benda yang diperlakukan oleh subjek/ penderita)
Subjek
Subjek dalam bahasa Indonesia berupa manusia, benda, hal (baik berujud maupun tidak berujud).Subjek memiliki posisi paling depan dalam kalimat pendek/kalimat sederhana.
Contoh : 1. Saya,adik,kakak,ibu,ayah,Andi,Irma, John(manusia)
2. Pohon, angin,kelinci( makhluk dan tumbuhan )
3. Angin, jin, perbuatan baik( hal  berujud maupun tidak berujud).
Predikat
Predikat dalam bahasa Indonesia merupakan unsur setelah subjek. Predikat berupa kata kerja.Katakerja pada predikat dapat berupa kata kerja aktif maupun kata kerja pasif.
Kata kerja aktif
Kata kerja aktif adalah kata kerja yang menunjukkan kegiatan dilakukan oleh subjek secara langsung kepada objek.Kata kerja aktif terbagi menjadi kata kerja bentuk dasar,kata kerja aktif transitifdan kata kerja aktif intransitif .
Kata kerja bentuk dasar
Kata kerja bentuk dasar adalah kata kerja masih utuh belum mendapat unsur imbuhan .Kata kerja ini dapat menunjukkan kegiatan yang dilakukan oleh subjek .
Contoh: mandi, makan, minum, tidur, istirahat.
Contoh penggunaan subjek dan kata dasar:
1. Saya mandi
2.Adik tidur
Kata kerja aktif transitif
Kata kerja aktif transitif adalah kata kerja yang telah mendapat imbuhan . Imbuhan yang melekat pada kata kerja aktif transitif antara lain  imbuhan pada awal kata (Prefiks)dan imbuhan pada akhir kata(sufiks).
Imbuhan pada awal kata kerja aktif transitif
Imbuhan pada awal kata kerja aktif transitif adalah me-
contoh : me-(imbuhan)+ minum (kata dasar)
menjadi; meminum
Imbuhan pada akhir kata kerja aktif transitif
Imbuhan pada akhir kata kerja aktif transitif adalah -kan, -an,
Contoh: me-(imbuhan)+minum(kata dasar)+ -kan(akhiran)
Kata kerja aktif intransitif
Kata kerja aktif intransitif adalah kata kerja yang mendapat imbuhan pada awal kata yaitu ke-, ber-, ter-, pe-
Kata kerja aktif intransitif tidak membutuhkan objek. hanya membutuhkan pelengkap predikat.
Contoh: ber-(imbuhan)+main(kata dasar)
menjadi ; bermain
Kata kerja pasif
Kata kerja pasif adalah kata karja yang menunjukkan subjek dalam keadaan tidak melakukan sesuatu namun subjek mengalami sesuatu keadaan.Kata kerja pasif pada predikat diikuti imbuhan di- atau ter-
contoh: Adik dipukul
Irma terjatuh
Objek
Objek pada kalimat sederhana bahasa Indonesia adalah benda, manusia, dan hal. Objek terletak setelah predikat berupa kata dasar berimbuhan me-. Ciri utama objek dalam bahasa Indonesia bahwa kalimat yang telah disusun dapat dibalik dan imbuhan me- dapat diganti di.
contoh: Adik menendang bola
Adik(manusia) + menendang(me-tendang)+bola(benda)
Belajar  Bahasa Indonesia Dasar jika telah dapat dikuasai dengan baik, anda dapat melanjutkan pada belajar Bahasa Indonesia 1.